Dibayar Mahal, Dewi Perssik Buka Rahasia

Ketergantungan terhadap seni peran layar lebar membuat penyanyi dangdut Dewi Perssik total mendalami akting. Berawal dari sinetron Mimpi Manis (2006-2007), mantan istri Saipul Jamiell ini kian tergila-gila dengan dunia peran.

Luna Maya Tampil Seksi di Iklan Baru!

Setelah lama tak terlihat di dunia hiburan, Luna Maya kembali eksis sebagai salah satu 'wanita paling digila-gilai'. Dalam iklan terbaru yang dibintanginya, Luna tampil seksi!

Gara-Gara Dada, Program Farah Quinn Dievaluasi

Terkait himbauan tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap tayangan Ala Chef yang tayang Minggu, 5 Februari 2012, pihak Trans TV berjanji akan melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

Benarkah Angie Tak Pernah Miliki BB?

Saksi Angelina Sondakhbersikeras bahwa dirinya tidak pernah memiliki Blackberry, apalagi menggunakan untuk percakapan dengan tersangka lain, Mindo Rosalina Manulang.

Senin, Februari 20, 2012

Dibayar Mahal, Dewi Perssik Buka Rahasia

Ketergantungan terhadap seni peran layar lebar membuat penyanyi dangdut Dewi Perssik total mendalami akting. Berawal dari sinetron Mimpi Manis (2006-2007), mantan istri Saipul Jamiell ini kian tergila-gila dengan dunia peran. Pasca merampung sinetron perdananya, wanita yang memiliki nama asli Dewi Mulya Agung ini merambah dunia layar lebar lewat Film TIREN (MATI KEMAREN) tahun 2008. Di awal karirnya menjejakkan kaki di dunia layar lebar Dewi langsung melahap 3 film sekaligus dalam kurun waktu satu tahun. Tercacat KU TUNGGU JANDAMU (2008), SETAN BUDEG (2008) dan TIREN (MATI KEMAREN) (2008).

Debut Dewi di dunia perfilman semakin mulus ketika wanita kelahiran 18 Desember 1985, Jember - Jawa Timur ini dipercaya untuk berakting dalam film SUSUK POCONG (2009), PAKU KUNTILANAK (2009), TIRAN (2010), LIHAT BOLEH PEGANG JANGAN (2010), ARWAH GOYANG KARAWANG (2011), PACAR HANTU PERAWAN (2011), dan ARWAH KUNTILANAK DUYUNG (2011). Kesuksesan putri pasangan H. Moch Aidil (ayah) dan Hj. Sri Muna (ibu) ini memerankan beberapa karakter dalam layar lebar bukan karena terlatih dan handal dalam memerankan karakternya, namun karena ada sesuatu yang tak dimiliki oleh artis lain.

Tak heran jika talenta Dewi dalam berakting tersebut kabarnya dihargai oleh para produser dengan harga Rp. 500 juta. Harga tersebut di luar biaya akomodasi dan transportasi yang dibutuhkan oleh Dewi untuk sekali bermain film. Dengan bandrol yang fantastis tersebut, Dewi bisa disebut sebagai salah satu bintang film termahal di Indonesia saat ini. Penasaraan ingin tahu talenta apa sebenarnya yang dimiliki oleh Dewi? Mari kita simak perbincangan KapanLagi.com® dengan Dewi Perssik berikut ini:

Mbak Dewi bisa ceritain asal mula terjun ke film bagaimana?
Kalau film karena tawaran-tawaran sebelumnya yang menjadikan saya ketergantungan. Yang tadinya akting itu nomer sekian karena kan prioritas utama saya menyanyi, tapi ternyata selama saya menyanyi saya tidak akting, kangen belakangnya, saya mengatakan bahwa itu ketergantungan dari si A, B dan C. Saya hanya punya maintenance, saya gak mau di satu PH, tiba-tiba saya pindah ke PH yang lain, dan saya orangnya selalu mengeksklusifkan diri walaupun tidak eksklusif.
Saya selalu melihat alur ceritanya seperti apa, saya di sini siap memberikan ide karena saya kan gak bisa nulis. Saya sangat bersyukur sekali jika produser memberikan kepercayaan kepada saya dari ide itu. Dan suatu sensasi buat film saya seperti apa, dan itu paling sendiri para produser menilai saya seperti apa. Karena saya tidak mau hanya menjadi pemain saja. Ya seperti itu.

Banyak film Dewi yang belum muncul tapi sudah ramai duluan?
Yakin setiap pemain entertainer di movie saya yakin berbondong akan mencari sensasi sesuatu, supaya filmnya dikenal orang sebelum tayang, itu pasti. Tapi kalau buat saya sesuatu itu keluar sendiri, entah itu merugikan saya atau merugikan orang lain. Intinya film itu sudah dikenal aja. Saya berdoa dengan Tuhan apabila saya bekerja untuk orang lain mudah-mudahan saya diberikan kebahagiaan. Misalkan itu menyulitkan buat saya, bagi saya itu sesuatu yang indah, yang suatu saat akan aku capai nantinya.
Karena gini kalau dipikir-pikir untuk mencari sensasi siapapun artisnyya tidak mau, tapi ternyata hal itu membuat keberuntungan buat orang lain. Jadi ternyata bagi saya jalannya harus seperti itu. Kalaupun saya harus mengais tapi orang lain bahagia tidak masalah, tapi hikmah dari semuanya itu saya tidak egois, supaya bisa mengerti hakekat hidup. Kalau mungkin saya tidak diiringi suatu permasalahan mungkin saya akan tetap egois dan tidak pernah bersyukur.

Suka terbawa peran?
Kalau terbawa peran kayaknya gak mungkin kecuali ada unsur kesengajaan, karena di mana-mana kalau kita mengambil peran itu kita musyawarah untuk mufakat, apa tindakan apa, improvisasi apa yang saya harus lakukan dengan lawan main saya. Kenapa kita disatukan dengan si A atau C untuk bermain movie, itu kan bukan untuk permusuhan tapi persahabatan. Jadi orang yang menonton itu jadi terkesima seperti real. Bagaimana kita bisa menghipnotis penonton itu PR kita. Yang dikatakan profesional itu bisa mengendalikan diri dan membawa diri, bisa terkesima, takjub dan bisa terbawa dengan akting kita. Misalnya aku sedih lihat Dewi Perssik sedih, aku benci lihat Dewi Perssik marah-marah, itu berarti kita berhasil menghipnotis penonton.

Peran yang belum pernah dan diinginkan Dewi?
Pingin menjadi wanita psycho dan lesbi. Karena di sini pertama, jangan kita mencari sensasi, tapi sebelum saya atau produser mencari sesuatu untuk film kami. Produser bilang, Dewi Perssik lesbi aja itu sudah kontroversi, itu pasti. Dan masyarakat pasti punya pemikiran yang aneh-aneh, makanya kita harus punya penonton dan pembaca yang cerdas seperti itu. Seperti saya harus siap mental berhadapan dengan gosip apapun yang menimpa saya. Saya di sini sebagai seniman ingin memberikan sesuatu yang terbaik dan berbeda. Lesbi dan psycho, kalau misalkan hantu itu sudah biasa. Kalau Dewi jadi wanita psycho karena obat-obatan misalnya, itu kan berbeda sekali karena di sini kan bermain karakter.

Selain itu, peran yang protagonis?
Saya ingin menjadi seperti Ibu Kartini yang di perdalaman, yang teraniaya harkat dan martabatnya. Saya ingin menunjukkan kepada masyarakat jangan mau dijajah seperti dulu. Bukan berarti kita mau sejajar tapi di sini kita memberikan support untuk suami kita, supaya kita ini bisa membantu suami kita. Bukan berarti sejajar lho. Karena wanita jaman dulu itu dijadikan budak dan dijajah seperti itu.

Kalau menurut Dewi ukuran suksesnya film itu dari mana?
Kalau aku melihatnya dari kacamata penonton awam yang gak ngerti film. Ukuranya dari sukses penonton, itu sukses film ya.

Karakter yang dimainkan?
Lebih banyak ke horor ya, kalau saya bermain film horor mereka senang sekali. Katanya biar saya gak make up pun, apabila saya berbicara dengan tertata dan tatapan mata saya seperti berbicara itu mereka selalu bertanya. Mereka selalu berkata seperti itu. Tapi bagi saya harus banyak belajar akting lagi.
Saya itu otodidak, semuanya dari lingkungan, teman-teman senior. Saya baca skrip, bagaiamana saya harus seperti di skrip. Saya orangnya tidak sungkan untuk bertanya dengan senior. Kalau banyak penonton alhamdulilah, kalau gak banyak penonton mohon dimaklumi karena saya itu bukan seorang aktris karena saya seorang penyanyi. Pokoknya buat saya mau di nyanyi alhamdulilah, mau di akting alhamdulilah.

Ukuran totalitas?
Jangan menjadi orang lain, harus menjadi diri sendiri, itu yang dikatakan ukuran totalitas. Apabila kita menjadi orang lain, kita akan mudah terpengaruh dan menjadi orang lain, dampakknya tidak menjadi profesional. Kalau kita menjadi diri sendiri, prinsip yang ada di diri kita akan semakin kuat dan peran yang kita bawakan akan semakin melekat dalam diri kita.
Jadi artis dengan honor termahal di Indonesia?
Kalau produser mau bayar saya mahal mungkin karena ide saya, karena kalau dari segi akting saya kurang bagus, saya mengakui itu. Tapi kalau ide mungkin ada dewi fortuna 'ting' alhamdulilah produsernya nurut aja, mungkin karena teman-teman juga yang tidak pelit untuk menginformasikan kepada pemirsa di rumah.
Tapi alhamdulilah, mungkin ini dari Allah dengan syuting apa adanya aja menjadi sesuatu, ya alhamdulilah. Karena kalau dibilang perfilman saya bego, kagak pernah kuliah di perfilman. Kedua, akting apalagi gak ngerti. Saya hanya mengikuti arahan sutradara aja. Kalau masalah ide, dalam arti kalau itu bagaimana, kalau ini begini. Produser ini tunduk nurut. Tunduk, nurut-nurut saking kersane Allah.

Di film ARWAH GOYANG KARAWANG juga saya memberikan masukan juga kepada sutradara saya. Mas Helfi dan produser saya Shankar. PACAR HANTU PERAWAN dan ada film baru saya mudah-mudahan diterima oleh masyarakat lagi. Karena kan gak mungkin banget jadi putri duyung, jadi kuntilanak tapi ya itu keluar sendiri kagak ngerti gimana. Katanya Allah, eh Dewi Perssik kamu kan disakiti terus nih, kapanlagi dibisiki mumpung sek enom (masih mudah, red). Gitu katanya sing kuasa, ha ha ha. Seperti film KU TUNGGU JANDAMU yang menjadi box office juga. (kpl/buj/nat) – kapanlagi.com

Iwan Fals, Negara Kaya di Tengah Tangis Rakyatnya

"NEGERI ini memang kaya, kaya (k) rakyatnya yang menangis di ujung parang," ucap Iwan, dalam konser Nostalgia Cinta untuk Yogya, di Grand Pacific Hall Yogyakarta, Sabtu (18/2/2012).

Itu adalah petikan lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Negeri Kaya. Iwan bercerita lagu tersebut diciptakannya untuk Bung Karno setelah beberapa kali mengunjungi makam sang Proklamator di Blitar.
Pada malam itu, lagu tersebut khusus dinyanyikan Iwan Fals untuk Sri Sultan Hamengku Buwono X yang pernah memembacakan syair lagu tersebut di sebuah seminar di Yogyakarta.
Walau dalam kesempatan tersebut dikatakannya Sultan tidak hadir karena tengah sakit, ia pun mengaku sangat bangga dengan dibacakannya syair lagu tersebut oleh Sultan dan mendoakan kesehatan Sultan.
Dalam kesempatan tersebut Iwan Fals menyanyikan lagu-lagu hitsnya, seperti Mata Indah Bola Pingpong, Umar Bakri, hingga Bento. Sekitar 3 ribuan penonton pun terpuaskan dalam konser pada Sabtu itu, yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut.
AJI/MI – monitorindonesia.com

Indonesia Jadi Lahan LSM Asing Keruk Uang

Cukup sudah penjajahan di bumi Indonesia. Wajah Indonesia di panggung internasional benar-benar tercoreng. Ada dua alasan yang menyebabkan Nusantara tertinggal dari negeri lain. Pertama, Indonesia menjadi surga bagi mereka yang gemar melakukan pencemaran uang. Kedua, Indonesia juga menjadi bunker LSM asing untuk mengeruk uang. Makin ironis, karena dana yang dikeruk itu tidak jelas peruntukannya. Pemerintah tentu saja tidak boleh tinggal diam.

BERSAMA Pakistan, Ghana, Tanzania dan Thailand, Indonesia masuk dalam daftar hitam negara-negara yang gagal memenuhi standar internasional. Hal itu diungkapkan The Financial Action Task Force (FATF), sebuah badan pengawas pencucian uang internasional. Bahkan, Sekretaris Eksekutif FATF, Rick McDonell menyebut Indonesia dan empat negara lainnya mengabaikan rekomendasi yang telah disampaikan agar memerangi pencucian uang, termasuk pendanaan terorisme.

Temuan FATF tersebut juga diperkuat oleh kalangan DPR. Dalam catatan Panitia Khusus RUU Ormas, saat ini terdapat 150 LSM asing yang beroperasi di Indonesia. Lebih parah lagi, LSM asing itu hanya mencari uang, baik yang bersumber dari luar negeri maupun dalam negeri. Padahal, banyak di antaranya yang tidak jelas, apa kegiatan dan bagaimana mekanisme kerja mereka.

“Tampaknya, pemerintah sendiri tidak tahu, sisanya itu LSM apa (namanya) dan dari mana mereka dapat uang. Contohnya Greenpeace, selain menarik dana dari asing, mereka juga mengumpulkan uang dari dalam negeri. Dan, ironis sekali, pemerintah tidak tahu" tandas Ketua Pansus RUU Ormas Abdul Malik Haramain dalam diskusi 'Polemik' bertajuk ' RUU Ormas' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (18/2/2012).

Menurut Haramain, dengan kondisi seperti itu, sudah seharusnya publik tahu, darimana sumber keuangan Greenpeace dan LSM asing lainnya itu. “Lalu, dipakai untuk apa uang tersebut?” tandasnya.

Senada dengan Abdul Malik, mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi juga telah memperingatkan, agar pengawasan terhadap ormas pro asing dijadikan prioritas oleh pemerintah. Hal ini dikemukakan Hasyim Muzadi menanggapi desakan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI). Menurut dia, pembubaran itu tidak akan efektif. Pasalnya, atas nama kebebasan saat ini, sangat mudah bagi kelompok masyarakat, termasuk FPI, membuat organisasi baru.

Namun, tambah Hasyim, jika rencana pembubaran FPI dilakukan lewat revisi Undang Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, sebaiknya juga sekalian pembubaran terhadap organisasi massa yang menjadi kepanjangan dan kepentingan asing di Indonesia. Karena bagi Hasyim, kepentingan nasional adalah harga mati.

"Kita perlu kerja sama dengan asing untuk kepentingan Indonesia, bukan menyetorkan NKRI ke asing," tandasnya.

Apalagi, lanjut dia, organisasi pro-asing lebih piawai mengambil tema-tema kemanusiaan dan demokrasi ketimbang FPI yang cenderung kasar dan seringkali tidak taktis. Namun, lanjut Hasyim, FPI jelas NKRI-nya, sedangkan organisasi transnasional dalam jangka panjang justru membahayakan Indonesia.

Ishak Pardosi - monitorindonesia.com

Wisata Pantai Anyer dan Carita

Pantai Anyer dan Carita adalah pantai yang terletak di tepi selat sunda yang sering di kunjungi para wisatawan hampir di setiap akhir pekan di karenakan pantai Anyer dan Carita adalah salah satu pantai di banten yang memiliki pantai yang indah dan di penuhi berbagai macam hotel, cottages dan villa yang di sewakan.
Pantai Anyer juga banyak menyediakan beragam kuliner khas Banten yang bisa di jumpai hampir di setiap rumah makan yang ada di kawasan pantai Anyer dan Carita. Para wisatawam yang datang ke pantai Anyer dan Carita bukan hanya wisatawan domestik tetapi banyak juga wisatawan mancanegara yang datang ke pantai Anyer dan Carita hanya untuk menikmati pemandangan gunung krakatau yang bisa di lihat dengan jelas dari pesisir pantai Anyer dan Carita bahkan ada juga yang datang hanya untuk menikmati olahraga air yang ada dikawasan pantai Anyer dan Carita.
Olahraga air yang ada di pantai Anyer dan Carita beraneka ragam di antaranya ada banana boat, zet sky, snokeling, diving dan bahkan pantai Anyer dan Carita menyediakan jasa tour ke krakatau untuk melihat gunung yang sempat menghebohkan seluruh dunia yaitu gunung krakatau, kita bisa melihat gunung krakatau dari jarak yang sangat dekat bahkan bagi anda yang ingin turun dan berfoto – foto bersama keluarga di gunung krakatau.
Selain tour ke krakatau pantai Anyer dan Carita juga menyediakan tour ke taman nasional ujung kulon untuk melihat binatang purbakala yang masih ada di taman nasional ujung kulon yaitu badak bercula satu yang hanya ada satu di dunia yaitu badak jawa. Selain badak jawa di taman nasional ujung kulon ini anda sekeluarga bisa menjumpai beraneka ragam binatang yang belum pernah anda jumpai sebelumnya.
Para wisatawan yang hobi memancing disinilah tempat yang tepat untuk menyalurkan hobi memancing anda selain pantainya tenang di sini juga banyak lokasi yang bisa di jadikan tempat memancing. Keutamaam pantai Anyer dan Carita adalah pantai yang berpasir putih dan lautnya yang tenang tanpa karang dan aman untuk berenang.
Pantai Anyer Carita juga memiliki objek wisata taman laut yang indah, taman laut ini berada di pesisir pantai caringin yang bisa di tempuh dengn waktu lima belas menit perjalanan air dari pantai Carita menggunakn perahu, boat, zet sky. Di taman laut Carita ini anda sekeluarga bisa menikmati pemandangan yang luar biasa dari tengah laut sambil menikmati kelapa muda yang di sediakan.
Maka tidak salah lagi bagi anda sekeluarga yang ingin menghabiskan akhir pekan di tepian pantai yang cantik dan menarik inilah tempatnya Pantai Anyer Carita yang sering di sebut sebagai Balinya pulau jawa.
Sumber : Anyercarita.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...