Dibayar Mahal, Dewi Perssik Buka Rahasia

Ketergantungan terhadap seni peran layar lebar membuat penyanyi dangdut Dewi Perssik total mendalami akting. Berawal dari sinetron Mimpi Manis (2006-2007), mantan istri Saipul Jamiell ini kian tergila-gila dengan dunia peran.

Luna Maya Tampil Seksi di Iklan Baru!

Setelah lama tak terlihat di dunia hiburan, Luna Maya kembali eksis sebagai salah satu 'wanita paling digila-gilai'. Dalam iklan terbaru yang dibintanginya, Luna tampil seksi!

Gara-Gara Dada, Program Farah Quinn Dievaluasi

Terkait himbauan tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap tayangan Ala Chef yang tayang Minggu, 5 Februari 2012, pihak Trans TV berjanji akan melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

Benarkah Angie Tak Pernah Miliki BB?

Saksi Angelina Sondakhbersikeras bahwa dirinya tidak pernah memiliki Blackberry, apalagi menggunakan untuk percakapan dengan tersangka lain, Mindo Rosalina Manulang.

Kamis, Februari 23, 2012

Pilih Pacar atau Bola?

Tak sedikit wanita yang mengeluh jika pasangannya lebih memilih bola dibanding pasangannya. Menyenangkan jika olahraga masih pada sebatas wajar, tapi hati-hati jika sudah terobsesi. Ini akan mengancam hubungan dan kualitas hidup Anda.

Peringatan ini datang dari psikologis klinis dari School of Public Health University of Alabama di Birmingham Josh Klapow. Menurutnya jika seorang pria selalu menghabiskan waktu lebih dalam seminggu hanya untuk menonton atau bermain sepakbola, artinya ada sesuatu yang adiktif dalam dirinya.
Ada perbedaan besar antara seorang penggemar yang berdedikasi dengan pecandu sepak bola. Bila dilakukan secara terus menerus bisa menjadi sebuah obsesi.

"Ini bukan perkara berapa lama Anda menghabiskan waktu untuk sepakbola, hanya saja efeknya menyebabkan perilaku negatif pada kehidupan nyata terutama tanggung jawab Anda," jelasnya.
Ada beberapa sinyal yang menunjukkan kalau pria sudah terobsesi terhadap sepak bola.

1. Selalu terpikir tentang sepak bola meski melakukan hal lain.
2. Kesal ketika sudah mulai terganggu sewaktu berhubungan dengan sepak bola.
3. Lebih mementingkan sepak bola dibanding urusan pribadi atau keluarga.
4. Merasa tertekan, marah dan bertindak brutal ketika tim yang dibanggakannya kalah.

"Pada akhirnya ini adalah kebiasaan yang perlu dirubah, kebiasaan seperti ini bergerak maju dan mengubah perilaku Anda sedikit demi sedikit," imbuh Klapow.|Sumber: sehatnews

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...