Rabu, Maret 28, 2012

Marak Sekolah Internasional Bikin Arumi Prihatin

Sekolah internasional marak berdiri di Indonesia, terutama di ibukota Jakarta. Ini membikin artis sinetron dan presenter Arumi Bachin prihatin. Sebab ditengarai keberadaan sekolah-sekolah asing itu ikut andil atas lunturnya rasa nasionalisme. Padahal nasionalisme seharusnya dipupuk dari bangku sekolah.

“Dulu ada upacara bendera, berpakaian seragam lengkap, nyanyi Indonesia Raya, dan mengheningkan cipta, membacakan Undang-Undang Dasar 45, kemudian nyanyi lagu-lagu nasional. Sekarang aku tidak tahu apakah itu masih ada atau tidak,”ujar Arumi di aula Kecamaran Tambora Jakarta Barat, Jum’at (24/2).

Arumi sendiri sebenarnya tidak alergi dengan keberadaan sekolah internasional. Hanya saja, menurut artis berdarah campuran itu, ada pola pandangan yang berbeda. “Nasionalisme sebenarnya tidak ada hubungannya dengan maju atau mundurnya jaman. Maksudnya nasionalisme adalah mengetahui jati diri bangsa kita, kebudayaan kita, dan lain-lainnya. Kita ada di Indonesia yang memiliki bobot sejarah tersendiri. Kalau bukan kita yang mempelajarinya, siapa lagi. Jangan sampai kita hanya numpang lahir saja di Indonesia.”

Makanya Arumi tak ragu saat ditawari bergabung dalam organisasi Komando Pejuang Merah Putih yang diketuai paranormal kondang Ki Kusumo. Sebab organisasi tersebut mempunyai tujuan dan cita-cita yang luhur.

“Ini adalah organisasi yang pertama kali aku ikuti. Saya pikir apa yang organisasi ini ingin perjuangan merupakan suatu hal yang positif,”tandasnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...